Wednesday, August 6, 2008

Renungan Ilmu

Ajal ada saatnya. Kesulitan bukan berarti harus kita sikapi dengan putus asa. Pastikan kita bisa mengenal diri dengan lebih baik dan mengenal kemampuan lebih maksimal. Jangan melakukan sesuatu tanpa tahu ilmu, tanpa tahu kebenaran, karena bisa jadi bumerang. Tidak usah memaksakan diri agar kelihatan lebih dari kenyataan yang sebenarnya.

Iman dan ilmu adalah prioritas yang harus dipegangan oleh muslim supaya kuat dan selamat. semoga Allah melimpahkan rahmatNya kepada kita sehingga digolongkan dalam hambanya yang beriman dan berilmu.

Ilmu adalah cahaya, menjadi pelita untuk menerangi kalbu kita dalam memilih yang haq dan batil. Sebagai rambu, arah hidup mana yang akan dituju dan menjadi sumber inspirasi amal dan karya yang tak pernah berhenti untuk mengharapkan ridho Allah.

Janganlah berhenti untuk mencari ilmu ... karena langkahnya bernilai ibadah, keringat dan kepayahannya adalah derajat bagi kedudukanmu di hadapan Allah. Bak pepatah, carilah ilmu hingga negeri Cina, dari buaian hingga ke liang lahat.

Dengan ilmu, raihlah karya-karya agung dari Yang Maha Agung, yang bermanfaat bagi ummat sehingga menjadi amal jariyah yang tak terputus hingga ajal kita ... Bukalah tabir alam yang senantiasa berdzikir kepada Illahi ... yang bisa menjadi pengingat untuk senantiasa bersyukur dari nikmatNya.

Amin,

Bangi, 3.57 pm,

2 comments:

moesho said...

Walah mas, trenyuh aku baca renungane panjenengan...aku jadi makin semangat buat cari ilmu sebanyak-banyaknya....sukses ya buat mas peje n salam kenal ya...
Kelompok Badak Jr.

Sri Atmaja P. Rosyidi said...

salam kenal untuk mas Maesho..sukses selalu..semoga kita menjadi insan yang beriman dan berilmu, amien. Tetap semangat !