Monday, September 3, 2007

UMY DAPATKAN PROGRAM HIBAH 15 MILYAR


UMY DAPATKAN PROGRAM HIBAH 15 MILYAR

(sumber: http://www.umy.ac.id/tampil/berita.php?id=606)

29 Agustus 2007

Berdasarkan surat Dirjen Dikti nomor 2590/D/T/2007, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menjadi salah satu dari 31 Perguruan Tinggi lain yang berhasil mendapatkan Program Hibah Kompetisi berbasis Institusi (PHK-I) tahun 2008. Program hibah kompetisi yang diselenggarakan oleh Dirjen Dikti dalam rangka kegiatan untuk meningkatkan manajemen Perguruan Tinggi ini, diikuti oleh Perguruan Tinggi baik Negeri maupun Swasta di seluruh Indonesia. Pengumuman tersebut dilaksanakan pada Selasa (28/08), 31 Perguruan Tinggi yang berhasil lolos dalam seleksi tersebut akan mendapatkan dana sejumlah 15 Milyar.

Ir. Sudarja., MT (Ketua Tim PHK-I UMY) ketika ditemui pada Rabu (29/08) mengatakan bahwa proposal hibah yang telah dikirim oleh masing-masing unversitas sejak april lalu telah melalui beberapa tahap untuk dapat lolos dan mendapatkan dana tersebut. Sementara itu desk evaluation terhadap proposal lengkap itu, telah dilakukan oleh reviewers Dewan Pendidikan Tinggi dari tanggal 7 hingga 24 Juli 2007. Tim reviewers telah menyelesaikan proses evaluasi dan seleksi sehingga terpilih 44 Perguruan Tinggi untuk lolos ke tahap berikutnya yaitu tahap site visit. Tahap site visit, ungkap Sudarja yang telah dilakukan pada Rabu (1/08) lalu, dari 44 Perguruan Tinggi yang lolos pada tahap desk evaluation akhirnya didapatkan 31 PT yang memang dianggap layak untuk mendapatkan dana tersebut. “UMY merupakan salah satu Universitas yang lolos, hal ini sangat membanggakan karena kita harus bersaing dengan seluruh PT yang ada di Indonesia” katanya.

Masih menurut Sudarja, skema PHK-I yang diusulkan memang berjangka waktu selama tiga tahun, namun pendanaan tersebut akan dilakukan atas dasar kontrak tahunan. Keberlanjutan untuk tahun-tahun berikutnya, ungkapnya akan bergantung pada kinerja implementator dalam menjalankan program tersebut. Sudarja menambahkan bahwa Direktorat jenderal pendidikan tinggi berhak untuk menghentikan pendanaan apabila hasil evaluasi tahunan menunjukkan bahwa program tidak diimplementasikan sesuai dengan perencanaan yang diusulkan dan disetujui. “Untuk itu peranan tim monitoring dan evaluasi internal menjadi sangat penting artinya dalam implementasi program ini”tambahnya.

Sudarja juga mengatakan bahwa masing-masing pemenang hibah hiharapkan mulai mempersiapkan panyusuann rencana implementasi tahun pertama. Panduan teknis penyusunan dokumen Rencana Implementasi tersebut akan disampaikan oleh kegiatan peningkatan Infrastruktur Perguruan Tinggi (KPIPT)-DIKTI. “Hibah ini diharapkan dapat meningkatkan Infrastruktur UMY sehingga akan lebih meningkatkan kualitas UMY”tambahnya.

2 comments:

ario said...

Asw..
Alhamdulillah... semoga UMY semakin baik kedepannya...
Anyway, Kampus lagi rame2 mataf..
Semoga ada dana hibah untuk riset fakultas.. biar cuma seratus,2 ratus ribu.. tapi tetap berguna.. hehehe...

Sri Atmaja P. Rosyidi said...

Wass. Semoga UMY menjadi semakin berjaya...Welcome new students, selamat berMataf.

Untuk hibah ini saya kurang mengetahui apakah termasuk hibah penelitian, silahkan cari informasi ke Task Force atau Pak Jazaul (jika belum berangkat ke Jepang), TQ.